Diskusi tentang umbi-umbian zaman old.

Saya menulis naskah rekaman Serambi Keluarga RRI Purwoketo. Acara yang mengudara setiap hari pukul 14.00 WIB ini memiliki segmen pendengar ibu rumah tangga dan remaja putri. Pada Jumat, 23 Febuari 2018. Saya menulis topik umbi-umbian, khususnya umbi suweg.

Menurut Sukarni, pengampu Praktik Kerja Industri (Prakerin) Gedhe Foundation, umbi suweg berpotensi menjadi pengganti nasi. Umbi suweg mengandung karbohidrat.

Sukarni menyebut umbi suweg sebagai umbi-umbian zaman old.Hal itu disebabkan umbi suweg jarang dijumpai pada saat ini.

“Dulu di rumahku ada umbi suweg, ganyong, gembili, tapi, sekarang sudah tidak ada.” tutur Aini.

Menurut literatur, suweg merupakan tanaman asli Asia Tenggara yang tumbuh secara liar di daerah perhutanan, ladang, serta pekarangan yang mempunyai tanah lembab. Suweg mampu menambah zat besi. Selain itu, suweg juga bisa digunakan untuk menambah stamina, menghentikan pendarahan pada luka, dan menyembuhkan bisul serta penyakit kulit.

Suweg memiliki kandungan gula darah rendah. Oleh karena itu, suweg cocok untuk orang yang ingin menurunkan berat badan.