Kegiatan penyuntingan naskah buncis

Saya menulis tentang menyunting naskah dengan topik kesenian buncis, pada Kamis (01/03/2018). Di Gedhe Foundation, saya belajar tentang menyunting naskah dengan topik kesenian buncis.

Menurut Aini, buncis adalah sosok boneka seukuran manusia yang berdandan bak penari yang berdiri dengan setengah membungkuk yang seolah-olah sedang menggendong seseorang.

Sekarang, buncis sudah jarang ditemukan di daerah saya. Dulu, sewaktu saya masih duduk di bangku SD saya sering menjumpai buncis di acara karnaval desa dan kecamatan. Wajah buncis berwarna merah sehingga menakutkan, tetapi karena gerakannya yang lucu saya menjadi menyukainya.

Saya dan teman-teman mendiskusikan beberapa hal. Pertama, tentang menghubungkan kalimat sebelumnya dengan kalimat selanjutnya. Kedua, memerhatikan tanda baca yang digunakan. Ketiga, menggunakan kalimat yang mudah dipahami dan dilogika. Keempat, tidak membicarakan topik yang tidak sesuai dengan judul naskah.

“Terkadang saya masih lupa tidak menggunakan tanda titik di akhir kalimat,” tutur Titis.