Membuat Formulir Online Menggunakan Google Form

Membuat Formulir Online Menggunakan Google Form

Kali ini saya akan memberikan sedikit ilmu saya, yang saya peroleh dari Guru Pembimbing saya di Gedhe Foundation , yang akan saya berikan kepada kalian yaitu Tutorial Membuat Form menggunakan Google Form. Okeh, langsung saja simak langkahnya:

1.Login dahulu ke Google Drive menggunakan akun Google anda:

2. Setelah masuk ke Google Drive, silahkan fokus pada pojok kanan atas tempat baris menu berada kemudian klik pada tombol New > More > Google Forms.

3. Anda akan dihadapkan pada tampilan default Google Form yang form maupun judulnya masih serba untitled, seperti pada gambar dibawah ini:

4. Anda bisa mengganti judul form yang masih Untitled menggunakan judul anda sendiri. Sebagai contoh saya menggantinya menjadi Contoh Form Pendaftaran Siswa Baru. Untuk bagian yang saya ganti dengan Nama itu adalah form pertama yang disediakan.

Dari input diatas jadinya akan seperti ini :

5. Klik pada Add Question “tanda (+)” yang berada di samping kanan untuk menambah form baru, Anda bisa memilih jenis form seperti apa yang ingin anda tambah. Anda bisa menambah form dalam bentuk teks seperti form Nama diatas atau dengan bentuk yang lain

6. Sebagai contoh saya akan membuat Tanggal Lahir dengan bentuk data Date atau tanggal, jadi input data hanya dilakukkan dengan memilih salah satu pilihan yang tersedia.

7. Saya akan menambah beberapa form lagi agar benar-benar “terlihat” seperti form pendaftaran. Anda juga dipersilahkan untuk berkreasi.

8. Untuk mendapatkan URL form anda, anda bisa langsung mengcopy nya dengan cara klik Send pada pojok kanan atas:

9. Silahkan buka form anda menggunakan URL yang sudah anda dapatkan dari proses sebelumnya. Sebagai contoh, ini adalah form yang saya buat dalam tutorial ini :

10. Dari sini pembuatan form sudah selesai dan anda sudah bisa menyebarkan URL Form anda pada orang-orang. Semua data yang masuk kedalam form (telah disubmit) akan masuk dalam dokumen spreadsheet yang ada di google drive. Anda bisa mengaksesnya dengan mengeklik  Responses yang berada di halaman editor form.

Bagaimana, Mudah Kan? Semoga Tutorial Ini bermanfaat, terima kasih.

Acara Panen Mapag SRI Desa Wlahar Wetan

Acara Panen Mapag SRI Desa Wlahar Wetan

Petani Desa Wlahar Wetan Presentasi Beras dan Pupuk Organik di depan Wakil Bupati Banyumas

Sobat Gedhe dari SMK Negeri 1 Binangun mengikuti acara Panen Mapag SRI di Desa Wlahar Wetan pada Senin (3/4). Acara tersebut dimulai pukul 07.30 – 11.00 WIB yang dihadiri oleh warga sekitar, anak sekolah, dan Wakil Bupati Banyumas dr. Budhi Setiawan beserta perangkatnya serta para pengunjung dari luar desa yang ingin melihat acara tersebut. “Saya datang kesini mau memotret acara ini untuk koleksi budaya” kata Pak Yoni salah seorang pengunjung dari luar desa.

Pertunjukan pentas seni daerah dan panen bersama memulai acara Panen Mapag SRI di Desa Wlahar Wetan. Acara dilanjutkan dengan Presentasi Beras dan Pupuk Organik oleh para petani Desa Wlahar Wetan. Presentasi tersebut menjelaskan perbedaan antara Pupuk Organik dan Anorganik, tekstur tanah yang menggunakan bahan organik serta langkah-langkah pembuatan Kompos.

Setelah acara presentasi selesai dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh petani kepada Wakil Bupati Banyumas. “Bagaimana cara mengatasi perairan dan hama tikus?” tanya Pak Iswanto, salah seorang kelompok tani Eka Karya 1 Desa Wlahar Wetan. “Warga disini bisa menggunakan embung desa untuk mengatasi masalah perairan dan untuk masalah hama tikus bisa menggunakan burung hantu, tapi kita harus membuat rumah tempat burung hantu itu tinggal”, jawaban dari Wakil Bupati Banyumas. Setelah sesi tanya jawab selesai dilanjutkan dengan acara terakhir yaitu Syukuran dengan makan Tumpeng hasil panen Beras Organik.

Catatan Rekaman Perdana di RRI Purwokerto

Catatan Rekaman Perdana di RRI Purwokerto

Sobat Gedhe dari SMK Negeri 1 Binangun melakukan rekaman perdana di Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto pada Kamis (9/3). Bagi kami, tugas ini adalah tantangan. Di antara kami berempat, belum ada yang pernah rekaman di radio.

Kami berangkat dari Oemah Gedhe sekitar pukul 11.00 WIB. Kami datang ke RRI Purwokerto didampingi oleh Hanat dari IAIN Purwokerto yang telah menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), akhir Februari lalu.

Kesan pertamaku, masuk RRI harus mengisi buku tamu di pintu masuk. Kesan kedua, studio rekaman, tempatnya mengesankan. Kami menaiki tangga yang berkelok dan tiba di lantai dua. Belok kiri, ketemu aula luas. Saat itu aula digunakan untuk rekaman grup hadroh. Kami tidak masuk aula, tapi menyusuri lorong, menuju ruang yang berdekatan dengan aula.

Dani dan Fitri didampingi Rica, pegawai RRI Purwokerto

Akhirnya, sampailah di studio rekaman. Kami disambut oleh dua pegawai RRI. Kami mengobrol sebentar, lalu kami latihan sebelum melakukan rekaman. Setelah latihan, kami melakukan rekaman bergantian. Dimulai dengan rekaman berjudul Ebeg Cilacap yang dibawakan oleh Fitri Arianingsih dan Dani Faozan, lalu rekaman berjudul Pesona Cilacap oleh Fitri Arianingsih dan Firsta Zhahara Wiji Ramadhani. Terakhir, Firsta Zhahara Wiji Ramadhani dan Dani Faozan rekaman Manfaat Lengkuas.

Hasil rekaman akan disiarkan tanggal 6, 13 dan 20 April 2017 pukul 14.00-14.15 WIB. Kami mengisi mata acara Serambi Keluarga di Pro 1 RRI Purwokerto yang memiliki frekuensi 93,1 FM atau 98,6 FM.

“Saya sangat bangga dan pastinya sangat senang. Alhamdulillah, mendapatkan kesempatan dan pengalaman baru yaitu rekaman di RRI,” ujar Fitri Arianingsih.